Brilio.net - Guruh Soekarnoputra pernah menjalani kehidupan rumah tangga dengan Sabina Guseynova, penari asal Uzbekistan. Hubungan keduanya berawal dari pertemuan di sebuah festival seni internasional hingga akhirnya berlanjut ke pernikahan pada 2002.

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan hidup Guruh yang kembali disorot setelah putra bungsu Presiden Soekarno dan Fatmawati itu meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026).

Bertemu di Festival Seni di Pyongyang

Guruh dan Sabina pertama kali bertemu pada April 2002 di Pyongyang, Korea Utara. Keduanya berada di kota tersebut untuk mengikuti The April Spring Friendship Art Festival, ajang yang mempertemukan delegasi seni dari berbagai negara.

Saat itu, Guruh memimpin rombongan kesenian Indonesia melalui GSP Production. Sementara Sabina tampil sebagai penari yang mewakili Uzbekistan.

Pertemuan tersebut meninggalkan kesan bagi Guruh. Ia mengaku langsung tertarik ketika melihat Sabina menari dan menggambarkan perasaannya saat itu seperti "kesetrum”, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Kesamaan bidang seni kemudian menjadi salah satu bagian dari kedekatan keduanya.

Sabina Kemudian Dikenalkan kepada Megawati

Setelah festival berakhir, komunikasi Guruh dan Sabina berlanjut. Guruh kemudian mengundang Sabina datang ke Indonesia untuk menghadiri Jakarta Fair.

Dalam kunjungan tersebut, Sabina diperkenalkan kepada keluarga Guruh, termasuk Megawati Soekarnoputri yang ketika itu menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Hubungan keduanya kemudian berlanjut ke tahap yang lebih serius. Beberapa bulan setelah pertemuan pertama mereka, Guruh dan Sabina mempersiapkan pernikahan.

Melamar di Uzbekistan, Akad Sehari Kemudian

Pada 19 September 2002, Guruh terbang ke Uzbekistan dan melamar Sabina.

Sehari setelahnya, tepatnya 20 September 2002, keduanya melangsungkan akad nikah secara Islam di Tashkent.

Saat menikah, Guruh berusia 49 tahun, sedangkan Sabina berusia 22 tahun. Keduanya terpaut usia 27 tahun.

Mahar yang diberikan Guruh terdiri dari sebuah Alquran, buku Di Bawah Bendera Revolusi, serta buku autobiografi Presiden Soekarno.

Setelah akad di Uzbekistan, rangkaian pernikahan kemudian dilanjutkan di Indonesia.

Resepsi Adat Jawa Dihadiri Sekitar 2.500 Tamu

Guruh dan Sabina menggelar resepsi pernikahan pada 19–20 Oktober 2002 di kediaman keluarga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.

Resepsi tersebut menggunakan adat Jawa dan dihadiri sekitar 2.500 tamu. Besarnya jumlah undangan bahkan membuat sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi turut terdampak.

Sabina tampil mengenakan kebaya merah hati dalam acara tersebut.

Pernikahan itu mempertemukan dua latar budaya yang sama-sama dekat dengan dunia seni, yakni Guruh dari Indonesia dan Sabina yang merupakan penari asal Uzbekistan.

Rumah Tangga Berakhir Setelah Sekitar Tujuh Tahun

Pernikahan Guruh dan Sabina tidak berlangsung hingga akhir hayat. Keduanya tidak dikaruniai anak selama menjalani rumah tangga.

Setelah sekitar tujuh tahun menikah, hubungan tersebut berakhir dengan perceraian pada 2009.

Setelah berpisah, Sabina diketahui kembali ke Uzbekistan.

Guruh Soekarnoputra Berpulang pada Usia 73 Tahun

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB di RS MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan, dalam usia 73 tahun. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sejumlah tokoh datang melayat, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. SBY tiba di rumah duka sekitar pukul 11.36 WIB.

Guruh kemudian dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Lokasi tersebut berada di samping pusara ibundanya, Fatmawati.

FAQ

1. Siapa Sabina Guseynova?

Sabina Guseynova merupakan penari asal Uzbekistan yang pernah menjadi istri Guruh Soekarnoputra. Keduanya bertemu pada festival seni di Pyongyang pada 2002.

2. Kapan Guruh Soekarnoputra dan Sabina Guseynova menikah?

Guruh dan Sabina melangsungkan akad nikah secara Islam di Tashkent, Uzbekistan, pada 20 September 2002. Resepsi pernikahan kemudian digelar di Jakarta pada Oktober 2002.

3. Kapan Guruh Soekarnoputra dan Sabina Guseynova bercerai?

Guruh dan Sabina bercerai pada 2009 setelah sekitar tujuh tahun menjalani rumah tangga. Setelah perceraian, Sabina diketahui kembali ke Uzbekistan.