Brilio.net -  

Syahrini selama ini dikenal sebagai penyanyi dengan kehidupan yang identik dengan popularitas dan kemewahan. Namun, dalam perbincangan bersama Ivan Gunawan, ia justru banyak bercerita tentang hal yang jauh lebih personal: bagaimana ibadah menjadi bagian dari rutinitas yang berusaha terus ia jaga.

Bukan cuma soal menjalankan sholat wajib, Syahrini juga menyinggung kebiasaannya menunaikan sholat Dhuha, menjaga wudhu, hingga rasa kurang ketika ada ibadah yang terlewat. Ia menyebut kebiasaan tersebut tidak lepas dari bekal agama yang ditanamkan keluarganya sejak dulu.

Syahrini bicara soal ibadah di hadapan Ivan Gunawan

Syahrini ibadah © 2026

Syahrini ibadah
© 2026 /Instagram/@princessyahrini

Dalam percakapan podcast Butik Haji Igun yang tayang di Youtube C8 Podcast pada Selasa (22/9/2026) lalu, Ivan Gunawan sempat meminta Syahrini mengulang sebuah doa yang biasa dibacanya. Syahrini kemudian melafalkan doa cukup panjang dan menjelaskan bahwa doa tersebut menjadi salah satu bagian dari kebiasaannya.

Ivan kemudian menyinggung kehidupan Syahrini yang dari luar terlihat serba berkecukupan, mulai dari popularitas hingga kehidupan rumah tangga bersama Reino Barack, seorang pengusaha mentereng.

Namun desainer fashion terkenal itu menegaskan pada audiensnya bahwa apa yang terlihat dari luar bukan keseluruhan cerita. Igun—sapaan akrab Ivan Gunawan— mengatakan orang lain tak perlu iri terhadap Syahrini karena tidak pernah benar-benar tahu amalan yang dijalankan ibu satu anak itu selama ini.

Bagi Syahrini, mengejar surga bukan perkara sederhana

 

Menanggapi Igun, Syahrini kemudian mengungkap cara pandangnya mengenai ibadah. Ia mengatakan bahwa mengejar surga membutuhkan perjuangan dan rutinitas yang terus dijalankan.

Ia mencontohkan kebiasaan bangun di tengah malam untuk bermunajat. Kebiasaan tersebut, menurut Syahrini, juga ia lihat dari ibunya yang terbiasa bangun sebelum Subuh.

“Tidak ada yang murah mengejar surga. Mengejar surga itu belum tentu lewat tahajud, aja belum tentu. Sholat Dhuha aja tuh belum tentu. Sedekah aja tuh belum tentu. Surga itu sangat mahal. Kesuksesan juga sangat mahal yang harus kita... apa namanya? Harus kita jalani ritu... bukan ritual, rutinitasnya. Kayak orang asik-asik tengah malam tidur, misalkan gitu, kita bangun. Bermunajat kepada Yang Maha Menciptakan, misalkan gitu. Yang sering dilakukan ibundaku sampai hari ini terus kan mamaku tuh bangunnya sebelum Subuh,” papar Syahrini dalam perbincangan tersebut.

Ia kemudian menyebut sholat Dhuha sebagai salah satu ibadah yang berusaha tidak ditinggalkan. Bahkan ketika merasa ada ibadah yang kurang, Syahrini mengatakan dirinya berusaha “menambal” dengan menjalankan Dhuha.

“Jadi kalau aku hal itu kurang, aku tambal dengan Dhuha. Dhuha jangan ketinggalan,” imbuhnya.

Sholat disebut sebagai bentuk komunikasi dengan Allah

 

Bagi Syahrini, sholat bukan sekadar rutinitas yang dilakukan karena kewajiban. Ia menggambarkannya sebagai bentuk komunikasi paling intens dengan Allah.

Menurutnya, momen sujud menjadi salah satu bagian penting dalam hubungan spiritual tersebut. Dari situ pula ia menyampaikan pandangannya tentang memperbaiki kehidupan.

“Komunikasi yang paling intens sama Yang Maha Menciptakan kita itu dalam sholat. Sebaik-baiknya komunikasi dengan Allah pas kita sebagai posisi kita dalam sujud. Itu Allah sedekat-dekatnya dengan kita. Jadi itu. Itu sujudnya gimana, sholatnya gimana. Kalau mau memperbaikin nasib dan takdir, perbaiki dulu sholatnya. Itu aja kuncinya,” kata Syahrini.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang cukup menonjol dari percakapannya dengan Ivan Gunawan. Syahrini tidak sedang membicarakan karier atau kehidupan glamor, melainkan kebiasaan pribadi yang menurutnya perlu terus dipelihara.

Bekal dari keluarga yang terus dibawa sampai sekarang

Syahrini juga mengaitkan kebiasaan ibadahnya dengan keluarga saat Igun bertanya peran mendiang ayahnya dalam pendidikan agama. Pelantun lagu “Seperti itu?” tersebut bercerita tentang sang ayah dan kakaknya yang telah meninggal dunia, serta bagaimana bekal amalan yang ditanamkan dalam keluarga terus ia aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengaku terkadang merasa ada sesuatu yang kurang ketika hendak beraktivitas tetapi belum menunaikan salat Dhuha. Begitu pula pada malam hari, ia merasa kurang tenang apabila belum menunaikan sholat Isya atau tidur tanpa berwudhu.

“Takut suatu saat diambil sama Allah tuh udah siap aja. Dalam keadaan suci. Maunya begitu, walaupun kadang iman kita fluktuatif,” ujar Syahrini.

Syahrini tak menampik bahwa kondisi iman seseorang bisa naik turun. Namun, ia berusaha mempertahankan rutinitas tersebut sebagai bagian dari kehidupannya.

Menjadi istri dan ibu, Syahrini memilih lebih banyak bersama keluarga

Syahrini ibadah © 2026

Syahrini ibadah
© 2026 /Instagram/@princessyahrini

Cerita Syahrini tentang kebiasaan ibadah itu tak lepas dari perubahan besar dalam kehidupannya setelah menikah. Setelah menjadi istri Reino Barack dan kemudian ibu, ia memang sempat memilih lebih banyak mencurahkan waktu untuk keluarga dibanding kembali aktif di dunia hiburan. Ia menyebutkan juga bahwa sudah 7 tahun vakum dari dunia hiburan Tanah Air.

Diketahui, Syahrini dan Reino menikah pada 27 Februari 2019 di Jepang. Keduanya sempat bermukim di Singapura selama masa pandemi Covid. Lima tahun kemudian, keduanya dikaruniai anak perempuan yang lahir pada 1 Agustus 2024 di Singapura.

Pilihan tersebut, menurut Syahrini, bukan karena dirinya dilarang sang suami untuk kembali bernyanyi. Syahrini justru mengatakan Reino tidak pernah melarangnya berkarya. Hanya saja, setelah menyandang peran sebagai istri dan ibu, Syahrini merasa ada tanggung jawab yang lebih dulu ingin dijalani.

Setelah anak beranjak besar, Syahrini kembali berkarya

Syahrini ibadah © 2026

Syahrini ibadah
© 2026 /Instagram/@princessyahrini

Seiring waktu, Syahrini akhirnya kembali ke dunia hiburan. Keputusan tersebut juga mendapat persetujuan dari Reino Barack. Dalam kesepakatan keduanya, Reino Barack mengizinkan Syahrini kembali berkarya setelah putri mereka berusia 2 tahun.

Syahrini mengungkapkan bahwa sang suami membiarkannya menjadi dirinya sendiri dan tidak memberikan banyak tuntutan dalam menjalani peran sebagai istri. Ia bahkan menyebut dukungan Reino ketika dirinya kembali berkarya sebagai sesuatu yang membuatnya merasa dicintai.

FAQ

1. Apa yang dibahas Syahrini bersama Ivan Gunawan?

Syahrini banyak membicarakan rutinitas ibadah, termasuk sholat, doa, Dhuha, menjaga wudhu, serta bekal agama yang diperoleh dari keluarga.

2. Apa yang dikatakan Syahrini soal sholat Dhuha?

Syahrini menyebut Dhuha sebagai ibadah yang berusaha tidak ditinggalkan. Ia mengatakan Dhuha menjadi salah satu cara yang ia lakukan ketika merasa ada ibadah yang masih kurang.

3. Apakah Reino Barack melarang Syahrini kembali bernyanyi?

Dalam pernyataan Syahrini, Reino tidak pernah melarangnya berkarya atau bernyanyi kembali dan kini memberikan dukungan atas keputusannya tersebut.