Brilio.net - Farel Prayoga akhirnya kembali bertemu dengan ibu kandungnya, Siti Soliti, setelah perjalanan panjang yang sebelumnya membuat keduanya terpisah selama bertahun-tahun. Pertemuan tersebut berlangsung di Kementerian Hukum dan dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas serta Rais, manajer yang selama ini mendampingi Farel.
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Momen itu terlihat dalam video yang diunggah Supratman melalui akun Instagram-nya pada Rabu, 30 September 2026. Farel dan sang ibu tampak duduk bersama dalam satu ruangan. Keduanya kemudian berbicara mengenai keadaan yang telah mereka lalui hingga harapan untuk kehidupan Farel ke depan.
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Dalam keterangan unggahannya, Supratman mengatakan pertemuan tersebut mengingatkannya bahwa di balik anak yang memiliki potensi, ada keluarga yang berjuang agar kesempatan tersebut tidak berhenti begitu saja.
"Saya ingin Farel terus bernyanyi, terus belajar, dan terus mengejar cita-citanya. Bakat adalah anugerah, tetapi pendidikan dan kesempatan adalah bagian penting untuk memastikan bakat itu bisa tumbuh menjadi masa depan," tulis Supratman, dikutip brilio.net dari Instagram supratman08, Kamis (1/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya kesempatan pendidikan bagi Farel.
"Karena tugas kita bukan hanya mengagumi bakat mereka hari ini. Tugas kita adalah memastikan mereka punya masa depan untuk menunjukkan lebih banyak lagi yang bisa mereka lakukan," lanjutnya.
Ibu Farel meminta anaknya tidak kembali ke lingkungan lama
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Dalam pertemuan tersebut, Siti Soliti menyampaikan terima kasih kepada Supratman karena telah membantu dirinya dan Farel.
"Makasih Pak Menteri, udah bantu kami. Saya enggak mau anak saya, eh saya... Saya mau anak saya enggak di lingkungan mereka lagi. Intinya saya enggak mau Farel kembali ke mereka," ujar Siti dalam video yang diunggah Supratman.
Diketahui “mereka” merujuk pada keluarga Farel yang mengurusnya dari kecil hingga anak-anak namun justru memberi tekanan pada Farel, yakni ayah, ibu tiri, dan kakak Farel, sebagaimana sejarah permasalahan yang dihadapi Farel beberapa tahun lalu.
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Siti juga mengatakan tidak keberatan jika Farel tetap bersama Rais sebagai pendamping. Menurut Siti, kedekatan tempat tinggalnya dengan lingkungan keluarga Farel membuatnya khawatir jika Farel kembali ke sana.
Siti kemudian menceritakan kondisi yang menurut pengakuannya pernah ia alami ketika masih bersama keluarga tersebut. Ia mengatakan dirinya mengalami tekanan sejak mengandung Farel dan mengaku pernah diminta menggugurkan kandungan.
"Kalau saya ke rumahnya pasti saya habis lah. Karena saya di waktu hidup sama mereka itu saya bener-bener dari mengandung, dari melahirkan, enggak ada sedikit pun rasa iba sama saya. Itu disuruh menggugurkan dengan minuman keras. Tambah besar kandungan saya, masih saya disuruh kerja," tuturnya.
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Siti juga meminta perlindungan untuk keluarganya dan mengatakan dirinya masih mengalami trauma.
"Saya mohon sama Pak Menteri, keluarga saya juga dilindungi. Saya tahu mereka akan berbuat apa dengan keluarga saya. Jadi saya mohon minta perlindungan, mereka itu nekat banget. Saya juga tidak mau dipertemukan dengan mereka. Saya sangat trauma banget, sakit rasanya," katanya.
Manajer sebut Farel sempat menghadapi beban finansial
Rais yang selama ini mendampingi Farel juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi penyanyi muda tersebut. Menurutnya, Farel sempat menghadapi beban finansial besar ketika popularitasnya mulai menurun akibat perubahan suara.
Saat itu, sejumlah aset seperti rumah dan mobil di Banyuwangi disebut dibeli dengan sistem kredit. Sementara pendapatan Farel tidak lagi sebesar ketika namanya sedang berada di puncak popularitas. Kondisi tersebut membuat cicilan yang harus dibayarkan mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.
"Akhirnya aku yang menalangi dua-tiga bulan cicilan Farel yang jumlahnya kurang lebih Rp16 juta sampai Rp20 juta sebulan," ungkap Rais dalam wawancara pada Agustus 2025, dikutip dari kanal YouTube Feni Rose Official.
Rais juga mengatakan sebagian uang hasil kerja Farel sebelumnya telah digunakan untuk usaha. Namun, ketika usaha tersebut tidak berjalan sesuai harapan, pemasukan yang diharapkan tidak ada, sementara cicilan tetap harus dibayar. Ia pun menyarankan agar mobil Farel yang jarang digunakan dijual untuk meringankan beban tersebut.
Dalam podcast Denny Sumargo pada 2025 lalu, terungkap ayah dan kakak Farel yang mengelola uang penghasilan Farel tampil menyanyi. Lebih lanjut, pada Juni 2025, ayah kandung Farel ditangkap Satreskrim Polresta Banyuwangi terkait kasus judi online, dikutip dari Liputan6.com.
Kondisi itu pula yang membuat Rais mengaku ingin Farel bisa menjalani hidup dengan lebih tenang.
"Anak sekecil Farel harus menanggung cicilan hampir 20 juta per bulan. Sementara pada saat itu transisi perubahan suara Farel, Farel job-nya enggak sebanyak di awal-awal. Jadi saya pengin Farel... pengin dia bahagia gitu loh Pak," ujar Rais dalam pertemuan dengan Siti dan Menteri Supratman.
Rais kemudian menilai persoalan yang dialami Farel tidak hanya muncul setelah dirinya dikenal publik.
"Karena penderitaan dia itu bukan ketika dia... udah muncul ke dunia. Dari kandungan itu udah menderita Farel ini sebenarnya," sambung Rais.
Supratman minta Farel fokus menatap masa depan
Mendengar cerita tersebut, Supratman meminta agar perhatian utama diarahkan pada masa depan Farel. Ia mengatakan memahami pengalaman yang pernah dilalui sang ibu, tetapi meminta agar persoalan Farel menjadi prioritas.
"Apa yang Ibu pernah alami, saya pahami. Tapi sekarang kita fokus ke Farel," ujar Supratman.
Ia juga mengingatkan Farel agar tidak menyimpan dendam kepada orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupannya.
"Saya enggak butuh legalitas apa pun untuk membantu kamu. Itu cara Tuhan aja bekerja mempertemukan kita, yang penting kamu diselamatkan. Jangan pernah kamu lupakan semua orang-orang yang selama ini baik sama kamu. Jangan pernah menyimpan dendam," kata Supratman.
Farel kemudian menyampaikan harapannya agar persoalan yang ada segera selesai. Ia juga memilih untuk menatap ke depan.
"Semoga masalah ini cepat terselesaikan. Tidak ada permasalahan kembali dan... saya beli buku, kita buka lembaran baru," ujar Farel.
Sebelumnya, Farel baru mengetahui kisah ibu kandungnya
Pertemuan tersebut tidak datang begitu saja. Setahun sebelumnya, Farel justru baru mulai membuka kembali komunikasi dengan ibu kandungnya setelah 14 tahun tidak berhubungan.
Dalam wawancara podcast bersama Denny Sumargo pada Juli 2025, Farel mengatakan dirinya pertama kali mengetahui bahwa perempuan yang selama ini tinggal bersamanya bukan ibu kandung ketika berusia sekitar 8 tahun. Ia kemudian mengaku lama tidak berkomunikasi dengan ibu yang melahirkannya.
Atas saran Rais, Farel akhirnya mencari nomor telepon sang ibu dan menghubunginya. Dalam percakapan tersebut, sang ibu memanggilnya dengan nama "Langgeng", nama yang diberikan ketika ia lahir.
Saat itu, Farel juga mengaku memiliki keinginan untuk bertemu langsung dengan ibunya, meski belum menemukan waktu yang tepat.
Kisah keluarga Farel mulai terbuka pada Juli 2025
Farel Prayoga bertemu ibu kandung 2026
© 2026 /Instagram/@supratman08
Kisah tersebut kemudian berkembang setelah Farel berbicara lebih terbuka dalam podcast Denny Sumargo pada Juli 2025. Ia menceritakan bahwa perempuan yang selama ini ia anggap sebagai ibu ternyata merupakan ibu tiri dan mengaku pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan ketika masih kecil.
Dalam kesempatan itu pula, Farel mengungkap bahwa selama bertahun-tahun ia mendengar cerita negatif mengenai ibu kandungnya dari lingkungan keluarga. Setelah akhirnya berkomunikasi langsung dengan sang ibu, pandangannya terhadap perempuan yang melahirkannya mulai berubah. Awalnya benci, akhirnya luruh.
Dari titik itulah keinginan untuk mengetahui cerita dari kedua sisi perlahan membawa Farel pada pertemuan dengan ibu kandungnya.
Kini, setelah pertemuan kembali terjadi di hadapan Menteri Hukum, Farel memilih tidak berhenti pada cerita masa lalu. Kalimatnya tentang "membuka lembaran baru" menjadi penanda bahwa ia ingin melanjutkan hidup dan kariernya dengan melihat masa depan.
Farel juga mendoakan kesehatan ibu kandungnya. Ia menegaskan tidak memiliki rasa dendam terhadap masa lalu.
"Ibu sehat-sehat, jaga kesehatan, salam sama keluarga. Ya semoga masalah ini cepat selesai lah, Bapak, ya. Karena sekarang kita sudah enggak bicara dendam kenapa, saya pribadi juga enggak dendam sama sekali. Cuma ada yang saya minta tolong sama Bapak, ya semoga masalah ini cepat selesai. Dan saya rela mulai dari nol lagi, enggak apa-apa saya bisa berjuang dengan Pak Rais mentor saya," pungkas Farel di hadapan Menteri, ibu, dan manajernya, Rais.
Recommended By Editor
- Serius dalami Islam, ini 5 perjalanan spiritual Farel Prayoga jadi mualaf, dua kali ucapkan syahadat
- Jadi mualaf, Farel Prayoga kini ukir prestasi juara 1 lomba azan, ini 9 potretnya
- Jalani lembaran baru di Jakarta, ini momen bahagia Farel Prayoga raih juara 1 lomba azan di sekolah
- Farel Prayoga bongkar lagi luka lama saat tinggal bareng ibu tiri, ngaku pernah diusir saat kecil
- Kini mulai lagi nabung dari 0, cerita Farel Prayoga atur keuangan sendiri ini bikin salut







