5 Cara menyimpan cabai agar awet dan tidak busuk tanpa kulkas

5 Cara menyimpan cabai agar awet dan tidak busuk tanpa kulkas
foto: Freepik/ photoroyalty

Cabai merupakan bumbu dapur yang perannya sangat vital dalam masakan Indonesia. Sayangnya, masalah cabai yang cepat layu, keriput, atau bahkan berjamur sering kali muncul dalam waktu singkat. Kondisi ini tentu cukup menjengkelkan dan memicu pemborosan stok bahan makanan. Selama ini, kulkas dianggap sebagai satu-satunya solusi penyimpanan, namun bagaimana jika kapasitas kulkas terbatas atau bahkan tidak tersedia di rumah?

Kerusakan pada cabai umumnya dipicu oleh kandungan air yang tinggi, sehingga sangat rentan membusuk jika tidak ditangani dengan benar. Kelembapan berlebih menjadi faktor utama yang mempercepat munculnya jamur dan bakteri. Oleh karena itu, memahami teknik penyimpanan yang tepat tanpa mengandalkan kulkas menjadi ilmu yang sangat penting.

Dengan menerapkan metode penyimpanan yang benar, pemborosan bisa ditekan dan stok cabai segar akan selalu tersedia di dapur. Berikut adalah beberapa cara praktis yang bisa dicoba agar cabai tetap segar selama berminggu-minggu meskipun tanpa kulkas.

1. Metode 'Kertas Ajaib' (Tahan 1-2 Minggu)

Metode ini menggunakan bahan penyerap untuk mengurangi kelembapan di dalam wadah, sehingga menciptakan lingkungan yang kering untuk cabai. Kamu hanya perlu wadah kedap udara, beberapa lembar koran atau tisu dapur, dan 1-2 siung bawang putih kupas sebagai antibakteri alami.

  • Pilih Cabai yang Tepat: Pastikan cabai kering dan buang yang busuk.
  • Alasi Wadah: Gunakan tisu atau koran di dasar wadah untuk menyerap kelembapan.
  • Masukkan Cabai: Tempatkan cabai di atas alas kertas.
  • Tambahkan Bawang Putih: Letakkan bawang putih di antara cabai.
  • Bungkus & Tutup Rapat: Tutup wadah dengan rapat.
  • Simpan di Tempat yang Tepat: Tempatkan di tempat sejuk dan kering.
  • Cek Berkala: Periksa cabai setiap 2-3 hari.

2. Metode 'Gantung & Kering' ala Restoran (Tahan 1-2 Minggu)

Metode ini memanfaatkan sirkulasi udara untuk menjaga cabai tetap kering. Kamu hanya perlu tali atau benang untuk menggantung cabai.

  • Pilih Cabai Bertangkai: Gunakan cabai dengan tangkai utuh.
  • Jangan Dicuci: Hindari mencuci cabai sebelum disimpan.
  • Ikat Tali: Ikat tangkai cabai dengan tali.
  • Rangkai Menjadi Untaian: Buat untaian cabai.
  • Gantung di Tempat yang Tepat: Gantung di tempat kering dan teduh.

3. Metode Jemur Sampai Kering untuk Stok Jangka Panjang (Tahan 6-12 Bulan)

Metode ini adalah cara paling efektif untuk menyimpan cabai dalam jangka waktu lama. Tinggal kamu jemur cabai di bawah sinar matahari hingga kering.

  • Cuci & Tiriskan: Cuci cabai dan tiriskan.
  • Persiapan Cabai: Iris tipis atau biarkan utuh.
  • Jemur di Bawah Sinar Matahari: Jemur cabai hingga kering.
  • Balik Berkala: Balik cabai setiap beberapa jam.
  • Periksa Kekeringan: Pastikan cabai kering merata.
  • Dinginkan: Biarkan dingin sebelum disimpan.
  • Simpan dalam Toples Kedap Udara: Masukkan ke dalam toples kedap udara.

4. Metode Awetkan dengan Garam atau Minyak (Tahan 1-3 Bulan)

Metode ini menggunakan garam atau minyak untuk menjaga cabai tetap segar. Garam menarik kelembapan, sedangkan minyak melindungi dari oksidasi.

Varian A - Garam

  • Persiapan Cabai: Cuci dan iris cabai.
  • Campur dengan Garam: Campurkan cabai dengan garam kasar.
  • Masukkan ke Toples: Masukkan ke dalam toples kaca.
  • Tutup Rapat: Tutup toples dengan rapat.
  • Penyimpanan: Simpan di tempat sejuk.

Varian B - Minyak

  • Pastikan Cabai Sangat Kering: Keringkan cabai sebelum disimpan.
  • Pilih Cabai: Gunakan cabai segar.
  • Masukkan ke Toples: Masukkan cabai ke dalam toples.
  • Tuangkan Minyak: Tuangkan minyak hingga terendam.
  • Tutup Rapat: Tutup toples dengan rapat.

5. Metode Bungkus Tangkai untuk Penyimpanan Singkat (Tahan ~1 Minggu)

Metode ini mudah dan cepat untuk menjaga kesegaran cabai dalam waktu singkat.

  • Pilih Cabai Segar: Gunakan cabai dengan batang hijau tua.
  • Jangan Dicuci: Hindari mencuci cabai.
  • Bungkus Tangkai: Bungkus batang cabai dengan plastik wrap.
  • Simpan: Simpan dalam wadah terbuka.
  • Tempatkan di Tempat Sejuk: Simpan di tempat kering.

Tips Tambahan & Larangan Penting Agar Cabai Tidak Cepat Keriput

  • Seleksi Ketat: Pisahkan cabai yang sudah busuk.
  • Jangan Dicuci: Lap dengan kain kering jika kotor.
  • Keringkan Sempurna: Pastikan cabai kering sebelum disimpan.
  • Buang Tangkainya: Potong tangkai cabai.
  • Hindari Menumpuk Terlalu Padat: Jangan tumpuk cabai terlalu rapat.
  • Jangan Gunakan Kantong Plastik Tertutup Rapat: Gunakan ventilasi atau bahan penyerap.
  • Jauhkan dari Sumber Panas/Lembap: Simpan jauh dari kompor.
  • Selalu Gunakan Wadah Bersih: Pastikan wadah penyimpanan bersih.
  • Pilih Metode Sesuai Kebutuhan: Sesuaikan metode dengan waktu penyimpanan yang diinginkan.

Menyimpan cabai agar tidak cepat keriput, layu, atau busuk tanpa kulkas bukanlah hal yang mustahil. Kunci utamanya adalah menjaga cabai tetap kering dan mengelola kelembapan di sekitarnya. Dengan teknik yang tepat, kamu bisa mengurangi pemborosan makanan dan selalu memiliki cabai segar di dapur.

FAQ

Q: Bolehkah cabai dicuci sebelum disimpan tanpa kulkas?

A: Sebaiknya tidak, karena kelembapan dapat mempercepat pembusukan.

Q: Mengapa harus pakai bawang putih dalam metode toples?

A: Bawang putih berfungsi sebagai antibakteri alami.

Q: Metode mana yang paling awet untuk cabai rawit?

A: Metode pengeringan adalah yang paling awet.

Q: Bagaimana cara mengetahui cabai kering sudah benar-benar kering?

A: Cabai kering jika kulitnya keriput dan tidak ada suara air di dalamnya.

Q: Apa yang menyebabkan cabai cepat berjamur meski disimpan di tempat kering?

A: Kelembapan sisa atau kontaminasi awal dapat menyebabkan jamur.

(brl/tin)

Source: liputan6.com / Septika Shidqiyyah
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas