Brilio.net - Pakcoy termasuk sayuran yang cukup praktis ditanam di rumah karena tidak membutuhkan lahan luas. Pot, polybag, ember, atau wadah lain yang memiliki ruang tumbuh dan drainase memadai bisa dimanfaatkan untuk menanamnya.
Ada satu kebiasaan saat panen yang perlu diperhatikan jika ingin tanaman tetap menghasilkan daun baru. Pakcoy tidak harus langsung dicabut bersama akarnya. Bagian pangkal dan titik tumbuh dapat dipertahankan sehingga tanaman masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pertumbuhan.
Mulai dari benih dan media tanam yang mendukung
Pertumbuhan pakcoy untuk konsumsi rumahan bisa dimulai dari pemilihan benih yang kondisinya baik. Benih sebaiknya tidak lembap atau rusak dan dapat disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke wadah yang lebih besar.
Media semai maupun media tanam perlu dibuat cukup gembur. Campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang matang serta sekam dapat digunakan agar media tidak terlalu padat.
Hal yang tidak kalah penting adalah drainase. Wadah sebaiknya memiliki lubang di bagian bawah supaya kelebihan air tidak tertahan terlalu lama di sekitar akar.
Atur cahaya sesuai kondisi tempat
Pakcoy membutuhkan cahaya untuk mendukung pertumbuhan daun. Karena itu, letakkan tanaman di lokasi yang memperoleh sinar matahari setiap hari.
Jika lingkungan sangat panas, tanaman tidak harus dibiarkan terkena matahari terik sepanjang hari. Area dengan cahaya matahari pagi dan perlindungan dari panas siang dapat menjadi pilihan.
Kondisi tanaman juga perlu diamati. Daun yang mudah layu, misalnya, bisa menjadi tanda bahwa kebutuhan air tanaman perlu diperhatikan, terutama ketika cuaca sedang panas.
Jaga media tetap lembap, bukan becek
Penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi media dan cuaca. Tujuannya menjaga media tetap lembap tanpa membuat air menggenang.
Saat cuaca panas, kebutuhan air bisa meningkat. Sebaliknya, ketika hujan atau media masih basah, penyiraman tidak perlu dilakukan berlebihan.
Penyiraman pada pagi atau sore dapat menjadi pilihan untuk perawatan harian. Setelah menyiram, perhatikan apakah air bisa keluar melalui lubang drainase wadah.
Nutrisi tetap diperlukan setelah panen
Pakcoy yang dipanen sebagian masih membutuhkan perawatan agar dapat melanjutkan pertumbuhan. Nutrisi bisa diberikan menggunakan pupuk organik matang atau pupuk cair sesuai petunjuk pemakaian produknya.
Hindari menambah pupuk secara berlebihan dengan harapan tanaman tumbuh lebih cepat. Takaran yang terlalu tinggi justru dapat mengganggu kondisi tanaman.
Jadi, setelah mengambil sebagian daun, perawatan tidak berhenti. Tanaman yang tersisa tetap perlu mendapatkan air, cahaya, dan nutrisi sesuai kebutuhannya.
Kunci panen ulang ada di bagian yang disisakan
cara panen pakcoy
© 2026 brilio.net/Gemini AI
Bagian ini yang paling menentukan jika ingin mencoba mendapatkan pertumbuhan baru dari tanaman yang sama.
Alih-alih mencabut seluruh tanaman, ambil daun luar yang sudah cukup besar dan biarkan bagian tengah tetap tumbuh. Pangkal tanaman juga perlu dipertahankan.
Cara sederhananya:
1. Pilih daun luar yang sudah cukup besar.
2. Ambil atau potong daun tersebut tanpa merusak bagian tengah.
3. Pertahankan pangkal tanaman di dalam media.
4. Hindari memotong bagian pusat pertumbuhan.
5. Setelah panen, lanjutkan penyiraman dan perawatan seperti biasa.
6. Amati apakah muncul daun atau tunas baru dari bagian tengah.
Tidak semua tanaman akan memberikan hasil pertumbuhan ulang yang sama. Karena itu, metode ini lebih tepat dipahami sebagai cara mempertahankan tanaman agar masih memiliki kesempatan tumbuh kembali, bukan jaminan jumlah panen tertentu.
Jangan habiskan semua daun dalam sekali panen
Pakcoy tetap membutuhkan daun untuk menjalankan fotosintesis. Karena itu, memanen seluruh daun sekaligus bukan pilihan yang tepat jika tujuan utamanya mempertahankan tanaman untuk pertumbuhan berikutnya.
Daun luar yang sudah besar bisa diprioritaskan untuk dipanen, sementara daun muda di bagian tengah dibiarkan.
Dengan begitu, bagian tanaman yang masih aktif tumbuh tetap dipertahankan. Kondisi tanaman setelah panen juga lebih mudah dipantau sebelum menentukan apakah sudah siap dipanen kembali.
Kapan pakcoy bisa dipanen lagi?
Tidak ada waktu tunggal yang bisa berlaku untuk semua tanaman. Pertumbuhan setelah panen dapat berbeda karena dipengaruhi varietas, kondisi media, cahaya, air, nutrisi, dan lingkungan tempat tanaman dibudidayakan.
Setelah panen pertama, perhatikan bagian tengah tanaman. Jika terlihat muncul daun baru dan pertumbuhannya sudah cukup besar, daun tersebut dapat mulai dipanen.
Sebaliknya, jika tanaman terlihat lemah atau pertumbuhan barunya belum berkembang, sebaiknya jangan buru-buru mengambilnya. Berikan waktu untuk melanjutkan pertumbuhan sambil mempertahankan kondisi media dan perawatan.
FAQ
1. Apakah pakcoy bisa dipanen tanpa mencabut akarnya?
Bisa. Jika ingin mempertahankan tanaman agar dapat tumbuh lagi, daun yang sudah besar dapat dipanen dengan tetap menyisakan pangkal dan bagian titik tumbuhnya.
2. Bagaimana cara memotong pakcoy agar bisa tumbuh lagi?
Pilih daun bagian luar yang sudah besar dan hindari merusak bagian tengah atau titik tumbuh. Pangkal tanaman juga sebaiknya tetap berada di media tanam.
3. Mengapa pakcoy tidak tumbuh lagi setelah dipanen?
Pertumbuhan ulang dapat terganggu jika titik tumbuh ikut rusak, kondisi akar bermasalah, media terlalu basah, nutrisi tidak mencukupi, atau lingkungan kurang mendukung.
Recommended By Editor
- 5 Bahan dapur yang bisa membantu mengusir semut dari tanaman
- Biji mangga sisa makan ternyata bisa ditanam lagi, begini caranya
- Cabai rimbun tapi tak kunjung berbuah? Cek 9 penyebab ini
- Jangan asal tanam, ini cara menanam stroberi di rumah agar cepat berbuah
- 5 Rekomendasi tas backpack wanita untuk ke kantor, stylish dan tetap awet diajak kerja keras
- Tak perlu beli terus, begini cara menanam ketumbar agar bisa dipetik berkali-kali


