Parutan kelapa sulit dibersihkan, begini cara mengangkat sisa yang terselip

Parutan kelapa sulit dibersihkan, begini cara mengangkat sisa yang terselip
parutan kelapa | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Parutan kelapa sering menyisakan serpihan putih yang terselip di lubang dan sela mata parutan. Jika dibiarkan sampai mengering, sisa kelapa bisa lebih sulit dilepaskan, terutama pada bagian yang sempit.

Membersihkannya tidak harus dengan mengorek setiap lubang menggunakan benda tajam. Sikat kecil dengan bulu yang cukup kaku tetapi tidak merusak permukaan dapat membantu mengangkat sisa kelapa. Kuncinya, pilih alat yang sesuai dan pastikan parutan aman dipegang saat dibersihkan.

1. Bersihkan parutan sesegera mungkin

Setelah selesai memarut, singkirkan sisa kelapa yang masih menempel sebelum mengering. Ketuk perlahan bagian belakang parutan jika bentuknya memungkinkan dan aman dilakukan, lalu bilas dengan air mengalir untuk membantu melepaskan serpihan yang longgar.

Jangan langsung menyapukan jari ke permukaan mata parutan. Bagian tersebut tajam dan berisiko melukai kulit.

2. Pilih sikat sesuai bentuk parutan

Gunakan sikat khusus pencuci peralatan dapur atau sikat nilon kecil yang bersih. Bulu sikat perlu cukup kuat untuk mengangkat serat kelapa, tetapi tidak terlalu keras hingga menggores lapisan permukaan.

Untuk celah yang sempit, sikat kecil biasanya lebih mudah diarahkan daripada spons tebal. Hindari memakai sikat bekas membersihkan area kotor atau sikat kawat yang berpotensi menggores permukaan tertentu.

3. Basahi sisa kelapa yang sudah mengering

Jika serpihan kelapa telanjur mengering dan sulit dilepas, rendam atau basahi bagian parutan yang dapat terkena air selama beberapa menit. Tujuannya membantu melunakkan sisa bahan, bukan menjamin seluruh noda atau kerak langsung terangkat.

Pastikan cara ini sesuai dengan bahan parutan. Jangan merendam bagian motor, kabel, atau komponen listrik pada parutan elektrik.

4. Sikat perlahan mengikuti arah mata parutan

Pegang gagang atau bagian parutan yang tidak tajam dengan stabil. Sikat permukaannya secara perlahan, mengikuti arah mata parutan dan petunjuk perawatan dari produsen jika tersedia.

Jangan menekan terlalu kuat atau mengorek celah menggunakan pisau, jarum, maupun benda logam runcing. Selain berisiko melukai tangan, tindakan tersebut bisa merusak permukaan atau membuat serpihan kecil terlepas dari alat.

5. Bilas dan periksa kembali

Bilas parutan hingga sisa kelapa dan sabun terangkat. Periksa lubang-lubang kecil dari beberapa sudut pencahayaan. Jika masih ada serpihan, ulangi pembasahan dan penyikatan dengan lembut.

Setelah bersih, keringkan parutan sampai tidak ada air tersisa, terutama pada sambungan atau bagian yang berpotensi menahan kelembapan. Simpan di tempat kering.

Tabel panduan membersihkan parutan kelapa

Kondisi parutan Cara membersihkan Hal yang perlu diperhatikan
Sisa kelapa masih basah Bilas dengan air mengalir, lalu gunakan sikat kecil. Bersihkan sebelum serpihan mengering.
Serpihan kelapa sudah mengering Basahi atau rendam bagian yang aman terkena air selama beberapa menit, lalu sikat. Jangan merendam komponen listrik.
Sisa kelapa terselip di lubang kecil Gunakan sikat nilon kecil dengan ujung yang mudah menjangkau celah. Hindari mengorek dengan benda tajam.
Ada sisa kelapa di bagian belakang mata parutan Sikat perlahan dari arah yang aman sambil memegang gagang. Jangan menyentuh mata parutan dengan jari.
Parutan elektrik sulit dibersihkan Matikan alat, cabut steker, dan lepaskan bagian yang memang dirancang untuk dilepas. Jangan membasahi motor atau komponen listrik.

 

Bagan alur membersihkan parutan kelapa

Sisa kelapa menempel pada parutan
↓
Singkirkan serpihan yang mudah lepas, lalu bilas.
↓
Apakah sisa kelapa masih sulit dilepas?
TIDAK
Bilas hingga bersih dan keringkan.
YA
Basahi jika bagian tersebut aman terkena air, lalu sikat perlahan.
↓
Periksa kembali
Pastikan tidak ada sisa kelapa di celah parutan, lalu keringkan sebelum disimpan.

 

Alternatif jika tidak memiliki sikat khusus

Ada beberapa pilihan sederhana yang bisa digunakan sesuai kondisi parutan.

- Sikat gigi berbulu nilon yang masih bersih: bisa membantu menjangkau lubang kecil. Pisahkan penggunaannya khusus untuk peralatan dapur.
- Spons lembut: cocok untuk membersihkan bagian luar atau permukaan yang tidak terlalu tajam, tetapi kurang efektif untuk celah sempit.
- Air hangat: dapat membantu melunakkan sisa kelapa yang mengering jika bahan parutan tahan terhadap suhu tersebut. Hindari air terlalu panas pada plastik atau komponen yang tidak diketahui ketahanannya.
- Sikat pencuci botol berukuran kecil: dapat menjadi pilihan jika bentuk dan ukurannya sesuai dengan celah parutan.

Tidak perlu menggunakan semua cara sekaligus. Mulai dari membilas dan menyikat dengan alat yang paling sesuai. Jika sisa kelapa tetap menempel, periksa petunjuk perawatan alat sebelum mencoba metode lain.

Hal yang sebaiknya dihindari

- Mengorek lubang parutan dengan pisau atau jarum.
- Menggosok terlalu keras hingga berisiko merusak lapisan permukaan.
- Memegang mata parutan secara langsung ketika membersihkan.
- Merendam seluruh parutan elektrik atau bagian yang terhubung dengan motor.
- Menyimpan parutan dalam keadaan basah karena dapat membuat bagian tertentu lebih rentan mengalami korosi atau menimbulkan bau tidak sedap.

FAQ

1. Mengapa sisa kelapa sulit dibersihkan dari parutan?

Serpihan kelapa dapat tersangkut di lubang-lubang kecil. Ketika mengering, serpihan tersebut lebih sulit dilepaskan hanya dengan membilasnya menggunakan air.

2. Apakah parutan kelapa boleh direndam?

Boleh jika bahan dan konstruksinya memungkinkan. Untuk parutan elektrik, hanya bagian yang memang aman terkena air yang boleh dibersihkan dengan cara tersebut. Periksa petunjuk produsen jika ragu.

3. Bagaimana cara membersihkan parutan kelapa tanpa melukai tangan?

Pegang gagang atau bagian yang tidak tajam, gunakan sikat dengan ukuran sesuai, dan hindari mengorek lubang menggunakan jari atau benda tajam.

4. Apakah sisa kelapa harus dibersihkan langsung setelah digunakan?

Sebaiknya iya. Membersihkannya selagi masih basah biasanya lebih mudah daripada menunggu serpihan mengering dan menempel di celah parutan.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas