Modal baking soda, cuka, dan garam, kaus kaki buluk bisa dibersihkan tanpa disikat
Diperbarui 27 Agt 2026, 12:54 WIB
Diterbitkan 27 Agt 2026, 09:00 WIB
Brilio.net - Kaus kaki yang dipakai berulang kali sering mengalami perubahan warna, terutama pada bagian telapak. Area tersebut paling sering bersentuhan dengan bagian dalam sepatu dan lantai sehingga kotoran lebih mudah menempel. Ditambah keringat, debu, dan pasir, warna kaus kaki lama-kelamaan bisa terlihat kusam dan buluk.
Membersihkannya biasanya membutuhkan usaha lebih karena noda di bagian telapak tidak selalu hilang hanya dengan mencuci biasa. Salah satu cara yang dibagikan pengguna TikTok @eprijah menawarkan metode perendaman dengan detergen dan tiga bahan yang mudah ditemukan di dapur. Cara ini dapat dicoba sebagai alternatif jika ingin mengurangi proses menyikat kaus kaki.
Rendam Kaus Kaki dengan Campuran 3 Bahan Dapur
Metode ini menggunakan baking soda, cuka, dan garam yang dicampurkan ke dalam air panas bersama detergen cair. Kaus kaki kemudian direndam selama dua jam sebelum dibilas.
Berikut takaran yang digunakan dalam unggahan tersebut:
| Bahan | Takaran |
|---|---|
| Detergen cair | Sedikit, secukupnya |
| Baking soda | 1 sdm |
| Cuka | 3 sdm |
| Garam | 1 sdm |
| Air panas | Secukupnya untuk merendam |
Air panas digunakan sebagai media perendaman, kemudian seluruh bahan dilarutkan terlebih dahulu sebelum kaus kaki dimasukkan.
Cara Mencuci Kaus Kaki Buluk Tanpa Menyikat
foto: TikTok/@eprijah
Siapkan baskom, kemudian isi dengan air panas yang cukup untuk merendam kaus kaki. Tambahkan sedikit detergen cair, lalu masukkan baking soda, cuka, dan garam sesuai takaran.
Aduk campuran sampai bahan tercampur. Setelah itu, masukkan kaus kaki yang kotor dan pastikan seluruh bagian yang bernoda terkena larutan.
Dalam unggahannya, pemilik akun TikTok @eprijah menyarankan kaus kaki direndam selama dua jam.
"Masukkan stoking (kaus kaki) dan rendam selama 2 jam," imbuh pemilik akun TikTok @eprijah, dikutip BrilioFood pada Kamis (27/8/2026).
Setelah waktu perendaman selesai, kaus kaki dibilas menggunakan air bersih. Selanjutnya, jemur sampai kering sebelum kembali digunakan.
Hasil Perendaman dan Langkah Setelahnya
Dalam unggahan tersebut, noda pada kaus kaki disebut luntur setelah direndam sehingga tampilannya terlihat lebih bersih. Metode ini mengandalkan proses perendaman sehingga tidak perlu langsung menyikat bagian telapak yang kotor.
foto: TikTok/@eprijah
Jika ingin memberikan aroma setelah dicuci, pewangi pakaian dapat digunakan setelah kaus kaki selesai dibilas dan dikeringkan.
Perlu diperhatikan, hasil pencucian dapat berbeda tergantung jenis bahan kaus kaki dan tingkat kekotorannya. Untuk kaus kaki yang memiliki petunjuk perawatan khusus, sebaiknya ikuti label perawatannya terlebih dahulu.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merendam Kaus Kaki
| Hal yang Dicek | Kenapa Penting |
|---|---|
| Label perawatan | Tidak semua bahan pakaian cocok dengan perlakuan air panas. |
| Kondisi warna | Kaus kaki berwarna dapat diuji pada bagian kecil terlebih dahulu untuk melihat apakah warnanya mudah luntur. |
| Lama perendaman | Ikuti durasi yang digunakan dalam trik dan jangan memperpanjangnya tanpa alasan. |
| Kondisi noda | Noda yang sudah lama menempel bisa membutuhkan pencucian tambahan. |
Dengan metode tersebut, kaus kaki yang kotor dapat dicoba dibersihkan melalui proses perendaman terlebih dahulu. Cara ini cocok dijadikan alternatif bagi yang ingin mengurangi aktivitas menyikat saat mencuci.
FAQ
1. Apakah kaus kaki putih dan berwarna bisa direndam dengan cara yang sama?
Belum tentu. Kaus kaki berwarna perlu lebih diperhatikan karena ada kemungkinan warna luntur, sehingga sebaiknya cek label perawatan atau lakukan uji pada bagian kecil terlebih dahulu.
2. Apakah air panas aman untuk semua jenis kaus kaki?
Tidak selalu. Jenis serat tertentu dapat memiliki batas suhu pencucian sendiri. Karena itu, petunjuk pada label kaus kaki tetap menjadi acuan utama.
3. Apa yang dilakukan jika noda masih terlihat setelah direndam?
Kaus kaki dapat dicuci kembali sesuai petunjuk perawatan bahannya. Jika noda membandel, jangan langsung memperpanjang waktu perendaman tanpa mengetahui ketahanan materialnya.
4. Apakah kaus kaki perlu dibalik sebelum dicuci?
Membalik kaus kaki dapat membantu bagian dalam ikut tercuci dan mengurangi gesekan langsung pada permukaan luar selama proses pencucian.
5. Kapan pewangi pakaian sebaiknya digunakan?
Pewangi dapat digunakan setelah proses pencucian dan pembilasan selesai, mengikuti petunjuk penggunaan produk yang dipakai.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Karet pintu freezer longgar bisa bikin bunga es? Begini cara memastikannya
- Shower penuh kerak putih? Coba trik ini pakai 1 bahan dapur sebelum menggosoknya
- Baking soda tak cuma buat kue, bisa dimanfaatkan untuk bantu atasi kerak di lantai kamar mandi
- Tak perlu sitrun, 2 bahan ini bisa dipakai untuk bantu membersihkan handuk dekil
- Kenapa karet kulkas menghitam? Ternyata ini penyebab yang sering terlewat
- Baju putih kena sambal terasi? Jangan panik, coba 5 cara ini sebelum noda mengering
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Cara mengolah sayuran sisa yang mulai layu pakai rice cooker, Yuk cobain resep omelet frittata ini
24 / 08 / 2026 20:00 WIB -
10 Resep lauk pendamping soto, dari perkedel sampai sate yang bikin semangkuk makin lengkap
25 / 08 / 2026 14:00 WIB -
17 Resep ayam kuah yang enak dan praktis, dari sop hingga garang asem
25 / 08 / 2026 14:00 WIB -
Cara olah roti tawar yang mau kaladuarsa jadi masakan lezat, yuk coba resep pizza teflon simpel ini
26 / 08 / 2026 20:00 WIB