Brilio.net - Kisah Surya (46), warga Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian setelah dirinya terpilih sebagai kepala desa dalam Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026. Sehari-hari, Surya bekerja memilah limbah pabrik yang masih memiliki nilai ekonomis.
Surya mengumpulkan dan memilah barang seperti kardus serta plastik untuk kemudian dijual kembali. Pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan bagi keluarganya. Ia juga menjalankan aktivitas tersebut bersama tiga pekerja.
Dalam sejumlah pemberitaan, penghasilan Surya dari pekerjaan memilah sampah disebut sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan. Ia tinggal bersama keluarga di Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi.
Kondisi tersebut sempat membuat keputusan Surya untuk maju dalam Pilkades Mekarwangi diragukan. Namun, ia tetap mengikuti kontestasi yang digelar pada Minggu (20/9/2026).
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang diberitakan sejumlah media, Surya memperoleh 4.107 suara. Sementara calon petahana, Subur Rustadi, meraih 4.015 suara. Surya unggul 92 suara, seperti dilansir dari TikTok @ceritabekasi_, Kamis (24/9/2026).
Surya Bekasi
© 2026 /TikTok/@ceritabekasi_
Sempat diragukan karena kondisi ekonomi
Surya Bekasi
© 2026 /TikTok/@ceritabekasi_
Dalam unggahan akun TikTok @ceritabekasi_ yang menjadi salah satu sumber informasi mengenai kisah Surya, disebutkan bahwa pencalonannya berawal dari panggilan hati yang kemudian mendapat dorongan dari masyarakat.
Surya juga sempat mendapat cibiran karena pekerjaannya sebagai pemilah sampah dan kondisi ekonominya yang sederhana. Namun, keraguan tersebut tidak membuatnya membatalkan pencalonan.
Kisah mengenai cibiran yang diterima Surya juga diberitakan media lokal. Ia mengaku pernah mendengar komentar yang meragukan kemampuannya untuk maju karena tidak memiliki banyak uang.
Menang dengan selisih 92 suara
Surya Bekasi
© 2026 /TikTok/@ceritabekasi_
Persaingan di Desa Mekarwangi berlangsung ketat. Pada akhirnya, Surya mendapatkan 4.107 suara, hanya terpaut 92 suara dari petahana yang memperoleh 4.015 suara.
Kemenangan tersebut membawa Surya dari pekerjaan sehari-hari memilah limbah pabrik menuju tanggung jawab baru sebagai kepala desa terpilih.
Dalam unggahan @ceritabekasi_, Surya disebut ingin menjalankan pemerintahan desa yang terbuka, memperhatikan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang merata.
Pengalaman mengelola barang bekas juga menjadi bagian dari gagasan yang ingin dibawanya. Salah satu hal yang disorot adalah pengelolaan sampah sekaligus peluang ekonomi bagi warga.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyebut Pilkades Serentak 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan demokrasi di tingkat desa dan meminta para calon berkompetisi secara sehat serta menjunjung demokrasi. Pesta demokratis itu berlangsung pada Minggu, 20 September 2026.
Kini, Surya menghadapi tanggung jawab baru setelah memperoleh kepercayaan warga Desa Mekarwangi melalui pemungutan suara. Perjalanannya menjadi perhatian karena ia datang dari pekerjaan yang sehari-hari berkaitan dengan limbah pabrik, lalu mengikuti kontestasi kepala desa hingga berhasil memperoleh suara terbanyak.
Recommended By Editor
- Sudah rapi berseragam Bhayangkari, bidan ini mendadak harus tangani persalinan bayi prematur 7 bulan
- Detik-detik Desta ikut lerai dua pengendara yang nyaris baku hantam di jalan
- Aksi anggota Sabhara padamkan karhutla Sumatera Selatan, rela terobos parit ambil air
- Diukir 1991, batu bertulis “Asep” muncul lagi saat air Sungai Kapuas surut, saksi cinta 35 tahun
- Pemilik toko di Reo Manggarai tetap buka pasca gempa untuk bantu warga: Bukan saya mau cari untung




