7 Resep minuman hangat jahe gula merah yang bikin badan langsung nyaman
Diperbarui 28 Apr 2026, 20:04 WIB
Diterbitkan 28 Apr 2026, 18:00 WIB

Siapa yang tidak merindukan minuman hangat saat hujan turun atau badan mulai terasa pegal-pegal? Minuman berbahan jahe dan gula merah sudah lama menjadi andalan banyak keluarga Indonesia — bukan sekadar karena rasanya yang nikmat, tapi juga karena manfaatnya yang nyata dirasakan tubuh.
Perpaduan antara rasa pedas alami jahe dan manis legit gula merah menghasilkan minuman tradisional yang sudah mengakar kuat dalam budaya kuliner Nusantara. Jahe sendiri dikenal luas sebagai rempah yang membantu meredakan masuk angin, memperkuat imunitas, dan melancarkan sirkulasi darah. Sementara itu, gula merah menawarkan rasa manis yang lebih alami dan indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula putih biasa — menjadikannya pilihan pemanis yang lebih ramah bagi tubuh.
Yang menarik, dua bahan sederhana ini bisa disulap menjadi beragam sajian — dari wedang klasik, bandrek rempah, sekoteng, hingga kopi jahe yang kekinian. Berikut tujuh resep pilihan yang bisa langsung dicoba di dapur rumah.
1. Wedang Jahe Gula Merah Original
Wedang jahe gula merah adalah titik awal dari semua varian minuman jahe yang ada. Resepnya paling sederhana, tapi efeknya paling langsung terasa — badan hangat, perut nyaman, kepala jadi lebih segar.
Bahan-Bahan
- 500 gram jahe, bakar hingga layu lalu memarkan
- 200 gram gula merah, sisir
- 2 liter air bersih
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- ¼ sendok teh garam
- 2 batang serai, memarkan (opsional)
Cara Membuat
1. Didihkan air dalam panci.
2. Kecilkan api, masukkan jahe, serai, daun pandan, dan garam.
3. Biarkan sebentar, lalu masukkan gula merah yang sudah disisir.
4. Aduk perlahan hingga gula larut sempurna dan air berubah warna kekuningan.
5. Angkat, saring ampasnya, sajikan selagi hangat.
Manfaat
Menghangatkan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu meredakan gejala flu serta masuk angin.
Tips: Membakar jahe sebelum direbus bukan sekadar tradisi — proses ini membantu mengeluarkan senyawa aktif gingerol lebih maksimal dan menghasilkan aroma yang lebih kaya.
2. Wedang Jahe Sereh Gula Merah
Kalau wedang original terasa kurang kompleks, tambahan sereh adalah jawabannya. Aroma segar sereh membuat minuman ini terasa lebih ringan di tenggorokan dan memberikan dimensi rasa yang berbeda.
Bahan-Bahan
- 1 ruas jahe segar
- 2 batang serai
- 60 gram gula merah
- Sejumput garam
- 400 ml air
Cara Membuat
1. Kupas dan cuci jahe, lalu parut atau memarkan.
2. Cuci batang serai, geprek bagian putihnya.
3. Panaskan air, masukkan semua bahan — jahe, serai, gula merah, dan garam.
4. Masak hingga mendidih dan gula larut.
5. Matikan api, diamkan 2–3 menit, saring, dan sajikan hangat.
Manfaat
Sereh dikenal membantu meredakan ketidaknyamanan saat PMS seperti kembung dan kram. Kombinasinya dengan jahe juga kaya antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Tips: Sereh yang digeprek lebih dahulu akan melepaskan minyak esensial lebih baik dibandingkan sekadar dimasukkan utuh.
3. Bandrek Jahe Gula Merah
Bandrek adalah minuman rempah khas Jawa Barat yang sudah dikenal turun-temurun. Kombinasi jahe, cengkeh, kayu manis, dan daun pandan menciptakan profil rasa yang lebih dalam dan hangat — cocok dinikmati malam hari atau saat cuaca sedang tidak bersahabat.
Bahan-Bahan
- 500 ml air
- 80 gram jahe, bakar sebentar lalu memarkan
- 75 gram gula merah, sisir halus
- 4 butir cengkeh
- 1 batang kayu manis
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- Garam secukupnya
Cara Membuat
1. Bakar jahe sebentar, kupas, lalu memarkan.
2. Masukkan semua bahan ke dalam panci berisi air.
3. Rebus dengan api kecil hingga mendidih dan aroma rempah mulai menguar keluar.
4. Saring dan sajikan hangat dalam gelas atau cangkir.
Manfaat
Membantu melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, dan meredakan masuk angin.
Tips: Gunakan kayu manis batang asli, bukan bubuk — hasilnya jauh lebih harum dan tidak membuat kuah jadi keruh.
4. Kopi Jahe Gula Merah
Ini perpaduan yang mungkin terdengar tidak biasa, tapi sekali mencoba, banyak yang langsung ketagihan. Rasa pahit kopi bertemu pedas jahe dan manis legit gula merah — unik, menghangatkan, dan bikin melek.
Bahan-Bahan
- 1 ruas jahe segar, memarkan
- 1 sendok makan kopi bubuk
- 1 gelas air panas
- Gula merah secukupnya, sesuai selera
Cara Membuat
1. Rebus air bersama jahe yang sudah dimemarkan selama 5–10 menit hingga aromanya keluar.
2. Tambahkan kopi bubuk ke dalam rebusan, aduk rata.
3. Saring ke dalam gelas.
4. Tambahkan gula merah sesuai selera, sajikan hangat.
Manfaat
Membantu menghangatkan tubuh sekaligus meningkatkan energi. Jahe dalam kopi juga berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil berkat kandungan gingerol-nya.
Tips: Gunakan kopi arabika untuk rasa yang lebih lembut, atau robusta jika ingin sensasi pahit yang lebih kuat. Hindari menambahkan gula merah terlalu banyak — biarkan rasa pahit kopi tetap terasa.
5. Wedang Ronde Jahe Gula Merah
Wedang ronde bukan sekadar minuman — ini adalah pengalaman. Bola-bola ketan kenyal berisi kacang tanah yang berenang dalam kuah jahe gula merah yang harum membuat sajian ini terasa lebih istimewa dan mengenyangkan.
Bahan Kuah Jahe
- 100 gram jahe
- 100 gram gula merah
- 1 liter air
- 1 batang serai
- 1 lembar daun pandan
Bahan Ronde
- 220 gram tepung ketan
- 25 gram tepung tapioka
- ½ sendok teh garam
- 200 ml air
- Pewarna makanan merah dan hijau (opsional)
Bahan Isian Ronde
- 130 gram kacang tanah, sangrai dan kupas
- 40 gram gula pasir
- 3 sendok makan air matang
Cara Membuat
Langkah 1 — Membuat isian ronde:
Haluskan kacang tanah sangrai bersama gula pasir dan air menggunakan chopper atau ulekan. Bentuk menjadi bola-bola kecil, sisihkan.
Langkah 2 — Membuat kulit ronde:
Campurkan tepung ketan, tepung tapioka, dan garam. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket. Bagi adonan, beri pewarna jika diinginkan. Pipihkan, isi dengan bola kacang, bulatkan kembali.
Langkah 3 — Merebus ronde:
Didihkan air dalam panci. Masukkan bola-bola ronde, masak hingga mengapung ke permukaan. Angkat dan tiriskan.
Langkah 4 — Membuat kuah jahe:
Rebus semua bahan kuah bersama-sama hingga mendidih dan beraroma harum. Saring.
Langkah 5 — Penyajian:
Tata ronde dalam mangkuk, siram dengan kuah jahe panas. Bisa ditambahkan topping seperti kolang-kaling atau roti tawar sesuai selera.
Manfaat
Menghangatkan badan, menyegarkan, dan membantu meringankan sakit kepala serta memberikan efek rileks dari uap rempah yang mengepul.
6. Sekoteng Jahe Gula Merah
Sekoteng adalah saudara kandung wedang ronde yang juga berasal dari tradisi kuliner Jawa Tengah. Bedanya, sekoteng lebih beragam isinya — ada kacang hijau, sagu mutiara, kolang-kaling, dan roti tawar, semuanya disiram kuah jahe yang harum.
Bahan Kuah Jahe
- 1.000 ml air
- 100 gram jahe, bakar dan memarkan
- 50 gram gula merah
- 75 gram gula pasir (opsional, sesuai selera)
Bahan Isian
- 25 gram sagu mutiara
- 75 gram kacang hijau, rebus hingga empuk
- 100 gram kolang-kaling, iris tipis lalu rebus
- 2 lembar roti tawar, potong kotak
- 75 gram kacang tanah kupas, sangrai
- Susu kental manis putih (opsional)
Cara Membuat
1. Rebus sagu mutiara hingga bening dan kenyal. Angkat, tiriskan, bilas dengan air mengalir.
2. Rebus semua bahan kuah jahe dengan api sedang hingga mendidih, kecilkan api dan biarkan 20 menit hingga aroma rempah keluar sempurna.
3. Tata sagu mutiara, kacang hijau, kolang-kaling, dan roti tawar dalam mangkuk atau gelas besar.
4. Siram dengan kuah jahe panas, tambahkan susu kental manis dan taburkan kacang tanah sangrai di atasnya.
Manfaat
Menghangatkan tubuh sekaligus mengenyangkan. Kacang hijau dalam sekoteng juga berkontribusi pada kesehatan pencernaan berkat kandungan seratnya yang cukup tinggi.
Tips: Untuk sekoteng yang lebih creamy, tambahkan sedikit santan encer ke dalam kuah — ini variasi populer di beberapa daerah di Jawa Tengah.
7. Teh Jahe Gula Merah
Dari semua resep dalam daftar ini, teh jahe gula merah adalah yang paling cepat dan paling mudah dibuat. Tidak butuh banyak bahan, tidak butuh waktu lama — cocok untuk pagi hari yang terburu-buru atau sore saat tiba-tiba ingin sesuatu yang hangat.
Bahan-Bahan
- 1–2 ruas jahe (bisa jahe emprit atau jahe merah), memarkan atau iris tipis
- 1–2 gelas air
- Gula merah secukupnya
Cara Membuat
1. Cuci bersih jahe, kupas kulitnya, lalu memarkan atau iris tipis.
2. Rebus jahe dalam air selama 10–20 menit hingga warna air berubah dan aroma harum keluar.
3. Tuang ke dalam cangkir, tambahkan gula merah sesuai selera.
4. Saring dan nikmati selagi hangat.
Manfaat
Meredakan mual dan masalah pencernaan, mengurangi peradangan, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh secara alami.
Tips: Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) mengandung kadar gingerol dan shogaol yang lebih tinggi dibandingkan jahe biasa — pilihan bagus jika tujuannya untuk manfaat kesehatan yang lebih optimal.
FAQ
1. Bolehkah minum wedang jahe gula merah setiap hari?
Secara umum aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar — sekitar 1–2 gelas. Namun bagi yang memiliki kondisi maag, refluks asam, atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter karena jahe dalam dosis tinggi bisa memperparah kondisi tersebut.
2. Apa perbedaan jahe emprit, jahe merah, dan jahe gajah untuk minuman hangat?
Jahe emprit paling umum digunakan untuk minuman karena aromanya sedang dan tidak terlalu menyengat. Jahe merah memiliki kandungan aktif paling tinggi — lebih pedas dan lebih "panas" di tubuh, cocok untuk tujuan kesehatan. Jahe gajah ukurannya besar tapi kandungan aktifnya lebih rendah, rasanya lebih ringan.
3. Apakah gula merah bisa diganti dengan gula kelapa atau gula aren?
Bisa, dan bahkan gula aren sering dianggap lebih berkualitas karena aromanya lebih kaya. Keduanya memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir putih, jadi secara nutrisi setara baiknya. Perbedaan utamanya hanya pada intensitas rasa dan warna kuah yang dihasilkan.
4. Mengapa jahe perlu dibakar atau dipanggang sebelum direbus?
Proses pembakaran membantu memecah serat jahe sehingga senyawa aktif — terutama gingerol dan shogaol — lebih mudah larut ke dalam air rebusan. Hasilnya, minuman jadi lebih kaya rasa dan manfaatnya lebih optimal. Selain itu, proses ini menghasilkan aroma smoky yang khas pada wedang dan bandrek tradisional.
5. Apakah minuman jahe gula merah aman untuk ibu hamil?
Jahe dalam jumlah kecil (kurang dari 1 gram per hari) umumnya dianggap aman selama kehamilan dan bisa membantu mengatasi mual di trimester pertama. Namun konsumsi berlebihan perlu dihindari, terutama mendekati persalinan. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi herbal apapun selama kehamilan.
Source: liputan6.com /
Rizky Mandasari
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
3 Resep ayam ungkep frozen bumbu kecap, stok lauk seminggu beres
28 / 04 / 2026 16:00 WIB
Resep Mie Godog Jawa yang smoky tanpa pakai tungku arang, ini tips biar rasanya otentik
28 / 04 / 2026 20:00 WIB
Resep sayur asem yang segar dan hangatkan badan, ternyata ini yang bikin kecutnya khas dan nikmat
28 / 04 / 2026 17:00 WIB
7 Resep minuman hangat jahe gula merah yang bikin badan langsung nyaman
28 / 04 / 2026 18:00 WIB















