Cara membuat cairan pembersih dapur sendiri, ampuh usir lemak di kompor dan wastafel
Diperbarui 2 Apr 2026, 19:55 WIB
Diterbitkan 3 Apr 2026, 09:00 WIB

Brilio.net - Membersihkan dapur sering jadi pekerjaan yang melelahkan, apalagi kalau sudah berurusan dengan noda minyak yang lengket dan debu yang menempel di berbagai permukaan. Mulai dari kaca, kompor, hingga kitchen sink, semuanya butuh perhatian ekstra agar tetap bersih dan higienis. Tapi ternyata, kamu nggak perlu produk mahal, cukup pakai bahan sederhana seperti cuka dapur.
Cuka dikenal punya sifat asam yang efektif melarutkan lemak dan kotoran membandel. Kalau dikombinasikan dengan bahan lain seperti sabun cuci piring dan sedikit baby oil, hasilnya bisa bikin permukaan dapur jadi lebih kesat, bersih, bahkan terlihat mengilap. Praktisnya lagi, cairan ini bisa dipakai untuk banyak area sekaligus dalam sekali semprot.
Dengan cara yang simpel dan bahan yang mudah ditemukan, dikutip dari akun Instagram @ruma.haqiqi, kamu bisa bikin dapur terlihat seperti baru lagi. Mulai dari kaca bebas sidik jari, kompor tanpa noda minyak, pintu kulkas yang bersih dari debu, sampai kitchen sink yang kinclong, semuanya bisa kamu atasi dengan satu racikan ini.
Cara Membuat & Menggunakan
1. Siapkan bahan:
- 1 sdm sabun cuci piring
- 1 sdm cuka
- 1 sdm baby oil
- 500 ml air
Pastikan semua bahan dalam kondisi bersih dan takaran sesuai agar hasilnya seimbang, tidak terlalu licin, tapi tetap efektif mengangkat kotoran.
2. Masukkan sabun cuci piring, cuka, dan baby oil ke dalam wadah, lalu tambahkan air. Aduk perlahan hingga tercampur rata. Hindari mengocok terlalu keras agar tidak menghasilkan busa berlebih.
3. Tuangkan larutan ke dalam botol semprotan supaya lebih praktis saat digunakan. Botol spray membantu mengontrol jumlah cairan agar tidak berlebihan saat dipakai.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
4. Semprotkan cairan secukupnya ke lap microfiber (jangan langsung ke permukaan). Cara ini bikin cairan lebih merata di lap dan menghindari permukaan jadi terlalu basah atau licin.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
5. Gunakan lap tersebut untuk membersihkan:
Kaca
Lap permukaan kaca dengan gerakan satu arah atau memutar ringan. Fokus di area yang sering tersentuh tangan. Hasilnya, bekas sidik jari cepat hilang tanpa meninggalkan garis atau noda air.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
Kompor
Usapkan lap ke permukaan kompor, terutama di area sekitar tungku yang biasanya penuh minyak. Untuk noda yang agak tebal, tekan sedikit saat mengelap agar kotoran lebih cepat terangkat. Setelah dilap, permukaan jadi lebih kesat dan minyak tidak mudah menempel lagi.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
Pintu kulkas
Lap bagian luar kulkas secara menyeluruh, termasuk sisi pegangan yang sering disentuh. Debu dan noda tangan akan langsung terangkat, membuat permukaan terlihat lebih bersih dan tidak kusam.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
Kitchen sink
Gunakan lap untuk mengelap area wastafel, termasuk bagian pinggir dan sekitar lubang pembuangan. Gosok ringan dengan gerakan memutar agar noda air dan sisa kotoran terangkat. Hasil akhirnya terlihat lebih mengilap dan bersih.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
Furniture kayu
Lap permukaan kayu dengan gerakan searah serat agar hasilnya lebih rapi. Gunakan tipis saja, tidak perlu terlalu basah. Baby oil dalam campuran membantu memberi efek kilap alami tanpa membuat permukaan terasa lengket.

foto: Instagram/@ruma.haqiqi
Tips Biar Hasil Maksimal
- Gunakan lap microfiber supaya kotoran lebih mudah terangkat tanpa meninggalkan goresan
- Jangan terlalu banyak menyemprot cairan agar tidak meninggalkan bekas licin
- Untuk noda minyak tebal, diamkan sebentar sebelum dilap
- Lap searah (terutama di kaca dan stainless) supaya hasilnya lebih mulus
- Gunakan rutin agar kotoran tidak menumpuk
FAQ
1. Apakah aman untuk semua permukaan?
Aman untuk sebagian besar permukaan seperti kaca, stainless steel, dan keramik. Untuk kayu, gunakan secukupnya saja karena mengandung cairan.
2. Kenapa pakai baby oil?
Baby oil membantu memberikan efek kilap dan membuat permukaan tidak mudah ditempeli debu.
3. Apakah bau cuka akan menyengat?
Tidak terlalu, karena sudah dicampur air dan bahan lain. Bau juga akan cepat hilang setelah kering.
4. Bisa disimpan berapa lama?
Bisa disimpan hingga 1–2 minggu dalam botol tertutup rapat.
5. Apakah bisa mengganti baby oil?
Bisa, tapi hasil kilapnya mungkin tidak seoptimal jika menggunakan baby oil.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Kerak hitam di burner kompor susah hilang? Coba rendam dengan 3 bahan ini selama 3 jam
- Cara mudah hilangkan kerak kuning di pantat teflon yang sering diabaikan ibu rumah tangga
- Cara melepas stiker di wadah makanan tanpa bekas lengket, dijamin bersih
- 5 Cara ampuh membersihkan loyang gosong bekas kue tanpa merusaknya, andalkan bahan di rumah
- Gelas kusam penuh kerak? 6 Solusi rumahan yang terbukti efektif dan murah
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Si kecil suka jajan sembarangan? Yuk cobain resep bekal cimol tahu yang sehat dan gampang buatnya
03 / 04 / 2026 10:00 WIB
Butuh masakan yang seger-seger? Yuk cobain resep sayur asem yang masaknya cuma butuh 10 menit
02 / 04 / 2026 19:00 WIB
Resep acar timun wortel segar, simple dan bikin nagih
03 / 04 / 2026 08:00 WIB
















