Cara ampuh menghilangkan jamur dan bau pada cobek batu tanpa merusak teksturnya
Diperbarui 30 Mar 2026, 22:19 WIB
Diterbitkan 30 Mar 2026, 15:00 WIB

Brilio.net - Cobek yang terlihat jamuran, berbau, atau terasa licin memang sering dianggap sudah tidak layak pakai. Padahal, kondisi ini umumnya disebabkan oleh sisa makanan yang menempel di pori-pori batu dan kelembapan yang tidak terkontrol setelah pencucian. Jika dibiarkan, jamur dan bakteri bisa berkembang, membuat cobek tidak higienis dan memengaruhi cita rasa makanan yang diulek.
Sebagai alat dapur tradisional, cobek batu memiliki tekstur berpori yang justru menjadi keunggulannya untuk menghasilkan sambal atau bumbu yang lebih halus dan meresap. Namun, pori-pori ini juga mudah menyimpan sisa kotoran jika tidak dibersihkan dengan maksimal. Karena itu, perawatan cobek tidak bisa disamakan dengan alat dapur biasa—perlu teknik khusus agar tetap bersih tanpa merusak permukaannya.
Kabar baiknya, cobek jamuran tidak harus langsung dibuang. Dikutip BrilioFood dari akun Instagram @rumah.ailel, Senin (30/3/2026), dengan kombinasi metode sederhana seperti air panas untuk membunuh bakteri, sabun untuk mengangkat lemak, pemanasan untuk menghilangkan kelembapan, serta teknik tradisional menggiling beras, cobek bisa kembali kesat, bersih, dan bebas bau. Perawatan ini juga membantu memperpanjang usia cobek agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Langkah-Langkah Membersihkan Cobek Jamuran
1. Siram dengan Air Panas
Tuangkan air panas ke seluruh permukaan cobek untuk membantu membunuh jamur dan melonggarkan kotoran yang menempel. Diamkan sekitar 5–10 menit.

foto: Instagram/@rumah.ailel
2. Sikat dengan Sabun
Gunakan sabun cuci piring dan sikat kasar atau sikat gigi bekas. Gosok seluruh bagian, terutama di area yang terasa licin atau berbau.

foto: Instagram/@rumah.ailel
3. Bilas Hingga Bersih
Bilas dengan air mengalir sampai tidak ada sisa sabun yang tertinggal.
4. Panaskan di Atas Kompor
Panaskan cobek dengan api kecil. Panaskan bagian atas selama 3 menit, lalu balik dan panaskan bagian bawah selama 3 menit untuk memastikan seluruh bagian kering dan bebas bakteri.

foto: Instagram/@rumah.ailel
5. Uleg Beras
Ambil segenggam beras, lalu giling/uleg di atas cobek hingga halus. Ulangi 1–2 kali sampai permukaan terasa lebih kesat dan bersih.

foto: Instagram/@rumah.ailel
6. Bilas dan Keringkan
Bilas kembali dengan air bersih, lalu keringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.
FAQ Membersihkan Cobek
1. Apakah cobek jamuran masih bisa dipakai?
Bisa, selama proses pembersihannya dilakukan dengan benar dan menyeluruh. Jamur yang muncul biasanya hanya berada di permukaan atau di pori-pori cobek akibat kelembapan. Dengan pembersihan menggunakan air panas, sabun, pemanasan, dan penggosokan, jamur serta bakteri bisa dihilangkan. Pastikan juga tidak ada bau tersisa sebelum digunakan kembali agar tetap aman untuk mengolah makanan.
2. Kenapa cobek harus dipanaskan?
Pemanasan berfungsi untuk menghilangkan sisa kelembapan yang terperangkap di dalam pori-pori batu. Selain itu, panas membantu membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur yang mungkin masih tertinggal setelah dicuci. Proses ini juga membuat cobek lebih cepat kering dan mencegah pertumbuhan jamur kembali.
3. Apa fungsi menggiling/menguleg beras?
Menggiling beras membantu membersihkan bagian dalam pori-pori cobek yang tidak terjangkau sikat. Tekstur beras yang agak kasar berfungsi seperti “scrub alami” yang mengangkat kotoran halus dan sisa bau. Selain itu, beras juga dapat menyerap bau tidak sedap sehingga cobek terasa lebih bersih dan netral saat digunakan.
4. Apakah sabun aman untuk cobek?
Sabun aman digunakan selama tidak berlebihan dan dibilas hingga benar-benar bersih. Karena cobek memiliki pori-pori, sisa sabun yang tertinggal bisa memengaruhi rasa makanan. Oleh karena itu, setelah menyabuni, penting untuk membilas dengan air mengalir dan memastikan tidak ada busa atau aroma sabun yang tersisa.
5. Berapa sering cobek perlu dibersihkan seperti ini?
Pembersihan menyeluruh tidak perlu dilakukan setiap hari, tetapi dilakukan saat cobek mulai terasa licin, berbau, atau terlihat kotor dan jamuran. Untuk perawatan harian, cukup dicuci dan dikeringkan dengan baik. Namun, jika sudah muncul tanda-tanda tersebut, segera lakukan pembersihan total agar kebersihan dan keamanan tetap terjaga.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Malas ngucek serbet kotor? Cobain cara praktis bahan dapur ini agar noda larut sendiri
- Habis iris bawang tangan jadi bau? Ini 7 cara menghilangkannya tanpa sabun
- 7 Cara darurat bersihkan noda saus di taplak meja setelah acara makan bersama
- Sendok, garpu, hingga piring kusam lama disimpan? 5 Cara membersihkannya biar kinclong lagi
- Dispenser air di rumah perlu dibersihkan rutin, ini cara praktisnya tanpa harus dibongkar
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep martabak telur kulit pangsit mudah masaknya dan minyaknya sedikit, rasa tetap gurih dan nikmat
30 / 03 / 2026 20:00 WIB
5 Resep masakan sederhana dari bahan seadanya di kulkas, gampang dan jadi dalam 15 menit
30 / 03 / 2026 18:00 WIB
Cara mengepel lantai agar kesat dan bebas semut tanpa air panas, tanpa bahan kimia mahal
29 / 03 / 2026 11:00 WIB
















