Brilio.net - Kian buruknya kualitas udara di Indonesia dan banyaknya polusi akibat kebakaran hutan, memang menjadi salah satu faktor kian banyaknya penyakit pernafasan. Keadaan seperti itulah yang membuat sekelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang, terinspirasi membuat pohon elektrik ini atau electronic tress. Sebuah perangkat pohon elektrik tenaga surya yang berfungsi untuk melakukan penyerapan udara menggunakan silica aerogel.
Dikutip dari antaranews, Selasa (7/6), tim peneliti Pohon Elektrik yang terdiri dari Muhammad Fatahilah, Hasan Hakim, Rosihan Arby Harahap, Lutfiyatul Maftukhah, dan Hafiz Tandiyanto Putra menuturkan, bahwa prinsip kerja alat ini terdiri dari dua sistem yaitu sistem pertama adalah fotosintesis untuk menghasilkan energi listrik secara mandiri, dan kedua adalah sistem respirasi yang berfungsi mengisap polusi udara berupa CO2 ataupun CO.
BACA JUGA: Jangankan kamu, 13 artis ini aja masih ngejomblo! Kok bisa ya?
Sistem fotosintesis dihasilkan dari panel surya yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Nantinya listrik yang dihasilkan akan digunakan untuk lampu dan kebutuhan daya pohon buatan ini. Sementara sistem kedua adalah sistem respirasi yang terdiri dari silica aerogel berbentuk granul sebagai media absorbsinya. Yang fungsinya untuk menyerap dan mengendapkan CO2 ataupun polusi udara lainnya dan membiarkan udara bebas keluar melewatinya.
Hafiz salah seorang anggota peneiliti mengatakan bahwa silica aerogel mempunyai kapasitas penyerapan 1,2 gCO2/gadsorbent. "Dibanding zat lain yang berfungsi serupa, seperti karbon aktif dan zeolit, silica aerogel lebih besar daya serapnya. Prototype electrees ini memiliki 500 gr silica aerogel," ujar Hafiz.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- 27 Potret memilukan pencemaran lingkungan di belahan dunia, miris!
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Hati-hati, ada polutan bernama phthalate yang dapat masuk ke tubuh
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Mahasiswa UNY ubah kulit kakao jadi penurun emisi gas kendaraan
- Hasil studi terbaru, manusia ternyata bisa beradaptasi dengan polusi

