Brilio.net - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, lebih dari 1.300 hektare lahan dilaporkan terbakar hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 929 titik panas juga terdeteksi, seperti dilansir dari YouTube Liputan6 SCTV, Kamis (20/8/2026).

Banyaknya titik karhutla yang muncul dalam waktu berdekatan turut memicu kabut asap, terutama pada pagi hari. Kondisi ini berdampak pada jarak pandang pengendara dan aktivitas warga. BPBD Banjar menyebut sebagian besar area yang terbakar merupakan lahan tidur atau lahan yang tidak produktif. Hingga kini, petugas di lapangan masih melakukan pemantauan dan penanganan untuk mencegah api meluas.

Kemenhut sebut ratusan titik panas terdeteksi

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram/@kemenhut

Kementerian Kehutanan juga memperbarui situasi penanganan karhutla melalui akun Instagram resminya pada Rabu (19/8/2026). Dalam unggahan bertajuk "KARHUTLA 360", Kemenhut menyebut tim gabungan terus disiagakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.

Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara atau waterbombing. Operasi tersebut melibatkan tim gabungan dari Kemenhut, TNI, Polri, BNPB, dan BPBD di enam wilayah siaga karhutla.

Sementara itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan BMKG bersama BNPB pada 18-20 Agustus 2026 di Provinsi Riau.

Kemenhut dalam unggahan tersebut mencatat 534 titik panas terdeteksi. Wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua Selatan, Riau, dan Jambi.

Kemenhut juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. Masyarakat yang menemukan titik api atau asap mencurigakan diminta melaporkannya melalui posko karhutla.

Manggala Agni, petugas yang berada di garis depan

Dalam penanganan karhutla, salah satu unsur yang berada di lapangan adalah Manggala Agni. Secara kelembagaan, Manggala Agni merupakan organisasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan di tingkat pemerintah pusat.

Tugasnya tidak hanya memadamkan api. Manggala Agni juga memiliki fungsi pencegahan, penanganan pascakebakaran, dukungan evakuasi dan penyelamatan, serta dukungan manajemen dalam pengendalian karhutla. Daerah Operasi atau Daops menjadi unsur pelaksana teknis Manggala Agni di lapangan.

Kementerian Kehutanan sebelumnya juga menjelaskan bahwa Manggala Agni bekerja bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kesatuan Pengelolaan Hutan, dan masyarakat dalam pengendalian karhutla. Upaya tersebut mencakup pemadaman, pendinginan, patroli, hingga pencegahan agar api tidak kembali muncul.

Di Kalimantan Selatan sendiri, Kemenhut pada Juli 2026 menyebut 180 personel Manggala Agni disiagakan di tiga Daops, yakni Tanah Bumbu, Banjarbaru, dan Tanah Laut. Personel tersebut menjalankan patroli, pemantauan hotspot, pemadaman dini, serta edukasi kepada masyarakat.

Dokumentasi Kemenhut memperlihatkan aktivitas pemadaman dan penanganan karhutla berlangsung di berbagai daerah. Beberapa lokasi di Kalimatan dan Sumatera yang tercatat antara lain Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kalimantan Tengah; Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat; Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan; Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar; serta Desa Batu Mandi, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan.

Dokumentasi lainnya berasal dari sejumlah lokasi di Kalimantan Tengah, termasuk Jalan Lingkar Utara Ir. Soekarno, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, serta Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

10 Potret perjuangan petugas di tengah karhutla

Berbagai dokumentasi yang dibagikan akun media sosial Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan menunjukkan kondisi yang dihadapi personel ketika menangani karhutla. Berikut deretan potret para manggala agni di Kalimantan dan Sumatera yang dirangkum brilio.net, Kamis (20/8/2026).

1. Berjibaku di tengah rawa

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Salah satu dokumentasi memperlihatkan petugas bekerja di kawasan rawa. Medan yang sulit dilalui menjadi salah satu tantangan ketika proses pemadaman dilakukan.

Meski demikian, personel tetap bergerak untuk menangani titik api. Dokumentasi tersebut diunggah akun Instagram @balaidalkarhut_kalimantan pada 9 Agustus 2026.

2. Bekerja di tengah kepulan asap

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Dalam unggahan yang sama, terlihat seorang petugas berada di tengah kepulan asap saat menjalankan tugas. Kondisi tersebut menjadi bagian dari situasi lapangan yang harus dihadapi personel ketika melakukan pemadaman.

Asap juga menjadi salah satu dampak yang perlu diperhatikan dalam penanganan karhutla karena dapat mengurangi jarak pandang dan memengaruhi kualitas udara.

3. Menghadapi kobaran api

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Kobaran api menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman. Personel harus menentukan cara penanganan sesuai kondisi lokasi agar api dapat dikendalikan dan tidak meluas.

Peran Manggala Agni dalam situasi seperti ini menjadi bagian dari pengendalian karhutla di tingkat lapangan. Kemenhut menyebut respons cepat dan pembatasan area terbakar menjadi bagian penting dalam operasi pemadaman.

4. Tetap bertugas di tengah keterbatasan

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

 

Dokumentasi lain menunjukkan aktivitas personel saat menjalankan operasi pemadaman di lapangan. Kondisi tersebut menggambarkan kebutuhan tenaga dan ketahanan fisik selama proses penanganan kebakaran.

Perjuangan mereka tak main-main. Setiap tetes keringan dan pengorbanan adalah bukti pengabdian yang tidak semua orang mampu lakukan, seperti ditulis akun Instagram @balaidalkarhut_kalimantan dalam keterangannya.

5. Bergerak bersama TNI dan Polri

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Dalam dokumentasi Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, personel Manggala Agni terlihat bergerak bersama TNI dan Polri untuk melakukan pemadaman serta penyekatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas dan mengancam permukiman maupun kebun warga. Hingga sore Rabu (19/8/2026), personel Manggala Agni bersama satgas karhutla masih melakukan upaya pemadaman.

Keterlibatan lintas unsur dalam operasi karhutla juga sejalan dengan pola penanganan yang selama ini diterapkan Kemenhut, dengan Manggala Agni bekerja bersama BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur lainnya.

6. Sumber air mulai terbatas

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Musim kemarau juga menambah tantangan dalam proses pemadaman. Daops Manggala Agni Muara Teweh bersama stakeholder dan BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan pemadaman karhutla di Desa Trinsing, Kabupaten Barito Utara.

Salah satu kendalanya adalah sumber air di sungai yang mulai mengering. Untuk membantu proses pemadaman, suplai air dilakukan menggunakan dua unit mobil tangki.

"Suplai air terus dilakukan menggunakan 2 unit mobil tangki untuk mendukung proses pemadaman.
Panas, lelah dan keterbatasan sumber air bukan alasan untuk berhenti.
Selama api masih menyala, kami akan terus berjuang.
Semoga setiap langkah dan lelah hari ini menjadi bagian dari pengabdian untuk menjaga bumi dan negeri."

Keterangan tersebut ditulis dalam unggahan Instagram pada Rabu (19/8/2026).

7. Menjaga semangat saat bertugas

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Personel Manggala Agni Daops Singkawang juga dibagikan melalui akun Instagram @manggalaagni_daops_singkawang. Unggahan tersebut menyoroti semangat personel ketika menjalankan tugas di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan.

"Semangat yang gembira memberi kekuatan ekstra, menjaga pikiran tetap jernih saat bertugas, dan membuat setiap langkah pengabdian Manggala Agni semakin bernilai dan menyentuh hati banyak orang.

Teruslah membawa sukacita di setiap tugas mulia yang diemban! 🙏🌲🔥," tulis akun tersebut.

8. Srikandi Manggala Agni ikut menembus medan sulit

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Personel perempuan atau Srikandi Manggala Agni Daops Kalimantan XIII/Sangkima Pondok Kerja Berau juga terlihat dalam dokumentasi penanganan karhutla.

Mereka tampak bergerak menembus semak belukar dan area dengan kondisi tanah yang rapuh untuk melakukan pemadaman. Dokumentasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram @manggalaagni_daops_sangkima.

9. Memperingati HUT ke-81 RI di lahan bekas kebakaran

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Di tengah rangkaian penanganan karhutla, personel Manggala Agni juga turut memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Dokumentasi Kemenhut memperlihatkan bendera Merah Putih berkibar di tengah area yang sebelumnya terdampak kebakaran. Momen tersebut menjadi bagian dari dokumentasi aktivitas personel di lapangan bertepatan dengan suasana peringatan kemerdekaan.

10. Indonesia Raya berkumandang di tengah tugas

Petugas pemadam karhutla © 2026

Petugas pemadam karhutla
© 2026 /Instagram Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) serta Kementerian Kehutanan

Selain pengibaran bendera, lagu kebangsaan Indonesia Raya juga terdengar dalam dokumentasi Kemenhut yang menampilkan personel di tengah aktivitas penanganan karhutla.

Momen tersebut memperlihatkan sisi lain dari aktivitas petugas yang tetap menjalankan tugas di lapangan di tengah periode penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Penanganan karhutla dilakukan dari darat hingga udara

Penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan pemadaman langsung di lokasi. Kemenhut juga menerapkan patroli, deteksi titik panas, pemadaman dini, pendinginan, penyekatan, hingga pemantauan area setelah api dinyatakan padam.

Pada kondisi tertentu, pemadaman juga mendapat dukungan operasi udara. Kemenhut sebelumnya menjelaskan bahwa pemadaman darat dan udara dapat dilakukan secara terpadu bersama lembaga lain sesuai kebutuhan di lapangan.

Untuk kebakaran di lahan gambut, penanganannya dapat menjadi lebih kompleks karena api berpotensi menjalar di bawah permukaan. Karena itu, proses pemadaman perlu dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Di tengah meningkatnya aktivitas karhutla pada musim kemarau, kondisi personel di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan api. Dokumentasi dari sejumlah daerah memperlihatkan petugas tetap bekerja di medan rawa, semak belukar, area berasap, hingga lokasi dengan keterbatasan sumber air.

Sementara itu, masyarakat tetap memiliki peran dalam pencegahan. Kemenhut mengingatkan agar lahan tidak dibakar serta meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang mencurigakan.

FAQ

Apa perbedaan Manggala Agni dengan pemadam kebakaran biasa?

Manggala Agni memiliki fokus khusus pada pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Tugasnya mencakup pencegahan, pemadaman, penanganan pascakebakaran, serta dukungan evakuasi dan penyelamatan.

Mengapa pemadaman karhutla membutuhkan penyekatan?

Penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan api sehingga tidak mudah menjalar ke area lain. Cara yang digunakan dapat disesuaikan dengan kondisi vegetasi, jenis lahan, arah angin, dan karakter kebakaran.

Mengapa kebakaran di lahan gambut lebih sulit ditangani?

Pada lahan gambut, api dapat menjalar di bawah permukaan sehingga bagian atas yang terlihat padam belum tentu seluruh sumber panas sudah hilang. Karena itu, pendinginan dan pemeriksaan lanjutan menjadi bagian penting dalam penanganannya. ([Kehutanan][6])

Apa fungsi waterbombing dalam penanganan karhutla?

Waterbombing merupakan pemadaman menggunakan pesawat atau helikopter yang membawa air untuk dijatuhkan ke area kebakaran. Metode ini dapat menjadi dukungan ketika kondisi lokasi atau luas area membuat pemadaman darat membutuhkan bantuan tambahan.

Apa yang bisa dilakukan masyarakat saat melihat titik api?

Masyarakat sebaiknya tidak mendekati lokasi kebakaran tanpa perlengkapan dan kewenangan yang sesuai. Titik api atau asap mencurigakan dapat segera dilaporkan kepada posko atau pihak berwenang agar dapat diperiksa dan ditangani.