Brilio.net - Nama salah satu pemain Timnas Malaysia U-16, Amirul Ashrafiq Hanifah beberapa waktu belakangan tengah ramai diperbincangkan publik. Bukan tanpa sebab, pasalnya pada Jumat (27/7) kemarin, dirinya mengunggah bendera Indonesia dengan terbalik pada Insta Stories di akun Instagramnya.
Saat itu, Amirul mengunggah foto para pemain Malaysia U-16 di bandara sebelum berangkat ke Indonesia untuk menghadiri gelaran Piala AFF U-16 2018. Akan tetapi pada unggahannya tersebut terdapat bendera Indonesia yang dipasang terbalik.
Permasalahan itu pun langsung menuai berbagai reaksi dari warga Indonesia. Banyak yang tidak terima dan meninggalkan komentar negatif pada Amirul di unggahan terakhirnya di Instagram.
Untuk menghindari agar permasalahan itu terus berlanjut, Amirul beserta pihak dari Malaysia pun sudah meminta maaf atas tindakan tersebut. Tidak sampai disitu, Menteri Olahraga Malaysia, Syed Saddiq pun ikut langsung meminta maaf. Ia juga terlihat memberi pesan atas kejadian pelecehan bendera tersebut melalui cuitan di Twitter. Khususnya mengenai ancaman kepada Amirul yang sudah ditangani.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas permohonan maaf yang diberikan pihak Malaysia. Tidak lupa, ia juga mengimbau agar kedua belah pihak untuk saling menjaga kekeluargaan dan menghormati satu sama lain.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Stadion Tottenham disebut mirip toilet duduk, ini 7 penampakan aslinya
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- 10 Foto pengerjaan LRT Palembang yang siap sambut Asian Games 2018
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- 10 Potret transformasi Egy Maulana, foto masa kecilnya bikin pangling
- Bikin heboh, pebulutangkis cantik Jepang ini ganti baju di lapangan
- Ini bocoran kostum kontingen Indonesia untuk upacara pembukaan AG 2018




